Program Studi Agribisnis melakukan Fieldtrip ke Banyumas pada tanggal 11 Juni 2025. Adapun lokasi yang dikunjungi adalah Karsadia Farm yang terletak di Baturaden, serta Desa Wisata Pekunden yang terletak di Kabupaten Banyumas. Karsadia Farm merupakan Kebun Melon yang dirintis oleh artis Mayangsari. Karsadia Farm memiliki sekitar 1.300 meter persegi lahan green house yang ditanami buah melon. 300 meter persegi kebun melon tersebut berada di Desa Karangsalam, Kecamatan Kedungbanteng dan 1.000 meter persegi berada di Desa Kebumen, Kecamatan Baturraden.
Di tempat tersebut, mahasiswa mempelajari bagaimana cara budidaya melon dengan baik. Budidaya melon yang baik akan menghasilkan produksi melon yang optimum. Adapun hasil produksi dijual secara langsung maupun didistribusikan ke toko-toko buah.


Destinasi kedua FIeldtrip Agribisnis 2025 adalah Desa Wisata Pekunden. Terdapat kebun buah naga dan produksi pembuatan Mino di Desa tersebut. Mahasiswa melakukan praktik langsung cara pembuatan Mino yang merupakan makanan khas tradisional daerah Banyumas / Purwokerto. Mino adalah singkatan dari mini nopia yang berisi gula jawa dan berbentuk seperti bakpia serta berbentuk bulat. Kulitnya garing dan memiliki rasa yang manis dan legit.

Dengan adanya Fieldtrip ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada mahasiswa tentang bagaimana cara membudidayakan melon dengan baik serta bagaimana proses pembuatan mino sehingga menghasilkan cita rasa yang enak, gurih, manis, dan legit
Editor : Ega Faustina




Program Studi Agribisnis melaksanakan Fieldtrip ke MILBA (Koperasi Pesat) dan Sun Valley Sumpiuh pada tanggal 12 Desember 2024. Adapun pelaksanaan Fieldtrip dimaksudkan untuk mempelajari struktur organisasi dan sistem kerja di Koperasi Pesat serta guna mengetahui cara budidaya buah secara hidroponik di lahan petani (Sun Valley) daerah Sumpiuh Banyumas . Kegiatan Fieldtrip berjalan dengan lancar dan mahasiswa terlihat cukup antusias selama kunjungan. Kegiatan fieldtrip ini merupakan kegiatan praktikum dari mata kuliah Koperasi dan Kemitraan Agribisnis serta mata kuliah Budidaya Tanpa Tanah.



Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para petani mengenai pengelolaan hama dan penyakit melalui program Pengendalian Hama. Peningkatan Pengetahuan dan pemahaman atas materi penyuluhan akan berdampak besar terhadap kemampuan petani untuk memaha faktor-faktor pemicu munculnya masalah hama dan penyakit tanaman padi terutama wereng .

Dalam rangka mendukung kurikulum merdeka belajar kampus merdeka, hampir setiap tahun program studi Agribisnis menggelar Fieldtrip Lapang ke beberapa tempat di sekitar Kabupaten Brebes. Fieldtrip yang dilaksanakan merupakan gabungan dari beberapa matakuliah yang memiliki keterkaitan satu sama lain. Pada tahun 2024 Prodi Agribisnis melaksanakan kunjungan lapang ke daerah Banjarnegara dan Wonosobo. Fieldtrip tersebut merupakan gabungan dari mata kuliah Analisis Proyek Pertanian, Wirausaha Agroindustri, Teknik Pengolahan Produk Agribisnis, dan Wirausaha tanaman buah. Adapun kegiatannya antara lain kunjungan ke industri pengolahan buah yaitu PT. Bams dan CV. Yuasa. Setelah kunjungan lapang ini mahasiswa diharapkan dapat memahami tentang kinerja industri pengolahan makanan pada umumnya dan cara pengoahan buah pada khususnya.


Kegiatan Fieldtrip ini sekaligus untuk mendukung jiwa enterpreneur para mahasiswa yang juga merupakan salah satu Capaian Pembelajaran Lulusan dari Prodi Agribisnis Universitas Peradaban. Melalui kunjungan ke industri pengolahan makanan, mahasiswa mendapat gambaran tentang bagaimana cara mengolah makanan dengan baik sehingga dapat menambah nilai jual dan lebih tahan lama.
]]>
Ibu Arta Kusumaningrum, SP, M.Sc. merupakan dosen lulusan dari Fakultas Pertanian UGM. Beliau kini berkiprah sebagai Dosen aktif di Prodi Agribisnis UM Purworejo. Ibu Arta memberikan materi yang cukup inspiratif dan informatif mengenai penyuluhan, sistem penyuluhan serta komunikasi penyuluhan. Mahasiswa juga cukup antusias, hal ini dapat dilihat dari banyaknya mahasiswa yang aktif bertanya pada sesi tanya jawab.
Kegiatan ini dapat menjadi ajang bertukar ilmu dan pengalaman bagi para dosen, serta dapat mempererat silaturahmi antar dua perguruan tinggi sehingga implemetasi kerjasama ini diharapakan dapat terus berlanjut ditahun-tahun yang akan datang. Semoga kedepannya dapat terbangun implementasi-implementasi kerjasama lainnya pada bidang pengajaran, pegabdian masyarakat, maupun penelitian.
]]>


